Pembelajaran Tematik dengan Berkreasi Membuat Kincir Angin

Tanjung (MIN 9 Tabalong)- Siswa kelas III Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 9 Tabalong praktik membuat kincir angin kertas. Kegiatan ini bertempat di ruang kelas, Sabtu (18/05/24).

Hadmulianti, S.Pd.I selaku wali kelas III mengatakan bahwa selain memang selain memang ada dalam pembelajaran tematik, permainan kincir angin dari kertas ini juga merupakan permainan tradisional yang banyak disukai anak-anak.

“ Kincir angin dari kertas ini telah menjadi mainan anak-anak sejak zaman dahulu karena murah meriah tidak perlu menggunakan energi listrik. Langkah yang dilakukan pun cukup mudah dan tidak terlalu rumit karena hanya menggunakan teknik seni melipat. Tujuan kegiatan ini untuk mengasah keterampilan siswa serta juga selaras dengan pembelajaran tema 6 Energi dan Perubahannya. Selain itu kegiatan ini juga melatih anak untuk berpikir kritis dan peka terhadap karya “ ujar Hadmulianti.

Hadmulianti juga menambahkan bahwa selain alat dan bahannya yang digunakan mudah dicari, langkah-langkah membuatnya pun juga tergolong sederhana.

“ Alat dan bahan yang digunakan seperti kertas origami, sedotan, jarum pentul, gunting, penggaris, dan lem. Media kincir angin kertas sangat efektif digunakan untuk mempelajari materi energi dan perubahannya. Media ini membuat siswa terlibat secara aktif langsung mulai merancang, membuat sendiri, mempraktikkan, serta memcatat hasil pengamatannya. Pemahaman yang yang diperoleh dari hasil mencoba sendiri akan menjadi lebih bermakna. Saat  zaman teknologi canggih ini kebanyakan anak-anak melakukan permainan dengan gagdetnya. Jarang melakukan permainan tradisional. Sehingga dengan adanya praktik membuat kincir angin ini dapat memberikan referensi permainan serta pengalaman yang menarik untuk siswa juga menghilangkan rasa bosan siswa dengan permainan yang itu-itu saja “ jelas Hadmuliati.

Salah satu murid kelas III, Alifah Ramadhani mengatakan sangat antusias dan semangat mengikuti praktik ini.

“ Saya senang untuk kegiatan praktik membuat karya seperti ini, karena kita diberi kebebasan berkreasi dalam membuat dan kincir angin. Kalau bisa sering-sering membuat karya seperti ini. Karena seru bisa berkreasi” ujarnya. (Rep:Nisa/Ft:Hadmulianti).