Peletakan Batu Pertama STIT, Ka.Kankemenag: Cikal Bakal Kampus Islami Modern

Tanjung (Kemenag Tabalong) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Tabalong, H Sahidul Bakhri hadiri peletakan batu pertama Pembangunan Gedung Rektorat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syekh Muhammad Nafis Tabalong, oleh Bupati Tabalong Dr. Drs H. Anang Syakhfiani, M.Si. Senin (11/03/24).

Ka.Kankemenag menyambut  baik dengan dimulainya Pembangunan Gedung Rektorat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah yang sekaligus menjadi langkah konkrit dan sejalan dengan Kementerian Agama untuk memperluas akses dan meningkatkan mutu terhadap anak bangsa dan menjadikan kampus Islami yang modern.

“Jadikan kampus ini sebagai tempat yang efektif untuk studi, melakukan riset-riset ilmiah dan menempa para mahasiswa dengan kepekaan nurani dan kepedulian sosial. Jangan menjadi intelektual di menara gading, tetaplah membaur dan menjadi solusi problem-problem keumatan,” pesannya.

Dikatakannya, peletakan batu pertama pembangunan Gedung Rektorat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah memiliki makna penting bagi pengembangan pendidikan islam di Tabalong.

“Pendidikan agama penting, sehingga diharapkan Rektorat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah akan menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat dalam menuntut ilmu pada jenjang pendidikan formal,” tandasnya.

Ka.Kankemenag sekaligus mengapresiasi luar biasa kepada PT. Adaro Indonesia yang menghibahkan dana sebanyak 3 miliyar rupiah menjadi sekolah untuk menuntut ilmu

“Insya Allah dana hibah ini akan menjadi pahala jariyah yang amalnya tiada akan putus. Kita juga berharap agar pengelolaan sekolah dapat menjalankan amanah dan tanggung jawab yang dipercayakan, sehingga sekolah ini akan terus berkembang dan melahirkan generasi-generasi emas,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani bersyukur gedung Rektorat STIT Syekh Muhammad Nafis mulai dibangun.

“Apa yg menjadi keinginan kita mulai terlihat, ini simbol universitas modern di perbatasan IKN,” ucapnya.

“Ini sebuah perjalanan monumental karena dari awal kita mendirikan sekolah ini tidak sekedar sekolah tinggi tapi untuk menjawab tantangan bisa berkembang menjadi universitas yang bersaing di Kalsel,” pungkasnya.

Acara peletakan batu pertama juga turut dihadiri Ketua DPR, Pimpinan PT. Adaro, Pimpinan SKPD, dan Pengurus STIT Syekh Muhammad Nafis, serta masyarakat sekitar. (Rep:Aya/Ft:Rudy)