Ka.Kankemenag Tekankan Pentingnya Tenaga Pendidik yang Inovatif

Tanjung (Kemenag Tabalong) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Tabalong, H Sahidul Bakhri berharap agar tenaga pendidik (guru) selalu berinovasi dengan cara meningkatkan kemampuan dan mencari metode-metode baru dalam mengajar dan mendidik siswa.

Hal tersebut menurutnya bertujuan untuk menciptakan lulusan yang berkualitas. Dunia pendidikan terus berubah seiring perkembangan tekhnologi informasi yang makin pesat. Berbagai sistem kurikulum juga terus ditawarkan oleh negara termasuk Kurikulum Merdeka Belajar saat ini.

“Tugas guru tidak hanya sebatas mengajar, mendidik dan membimbing, tetapi harus lebih kreatif dan inovatif menerapkan metode atau cara kerja mengajar sehingga ilmu yang tersampaikan, tidak hanya teori tetapi juga dalam praktek hidup yang nyata”, tuturnya..

“Untuk itu, guru harus selalu inovatif mengikuti perkembangan pendidikan. Harus mampu mengelola kelas dengan baik, mampu mengeksplor dan mengembangkan materi pembelajaran dan harus mampu meningkatkan gairah belajar siswa,“ tandasnya, Kamis (23/11/23).

Hal tersebut disampaikan saat memberi arahan dan membuka kegiatan Bimbingan Teknis Kurikulum Merdeka dan Optimalisas Data pada EDM dan e-RKAM yang diikuti oleh seluruh tenaga didik dan kependidikan MTsN 12 Tabalong di Emerald Room Hotel Aston Tanjung.

Ditambahkan, seorang pendidik harus aktif dan selalu mengikuti perkembangan informasi, sebab saat ini informasi bergerak sangat cepat. Dengan segala perkembangan dan pergerakan informasi tersebut, dikhawatirkan siswa akan lebih tahu dari pada gurunya.

Untuk mencetak siswa yang berkualitas dibutuhkan kerja keras dari seorang guru. Guru harus memiliki cara-cara yang jitu, cara-cara yang baik untuk diterapkan kepada siswa. Guru tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan yang ada selama ini.

“Selain memberi pengajaran, guru juga harus bertindak sebagai mentor, sebagai partner siswa, motivator dan coach sesuai dengan semangat dan karakteristik kurikulum merdeka yang memberikan ruang seluas-luasnya kepada peserta didik untuk menemukan kemampuan dan keterampilan terbaik mereka. Guru bukan lagi hanya sekedar tataran regulasi, tetap aksi nyata,” tegasnya.

“Guru harus peka terhadap perubahan dalam dunia pendidikan sekaligus mengambil langkah-langkah antisipatif guna memastikan pelayanan pendidikan kepada para siswa tetap terlaksana dengan baik karena sejatinya kualitas guru sangat menentukan nasib siswa. Guru yang inovatif akan selalu memikirkan nasib siswa,” pungkasnya. (Rep:Sry/Ft:Ella)