Ka.Kankemenag : AKM Asah Bakat Siswa, Lahirkan Generasi Unggul dari Madrasah

Tanjung (Kemenag Tabalong) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Tabalong, H Sahidul Bakhri mengapresiasi atas pelaksanaan Ajang Kompetisi Madrasah (AKM) Tingkat Provinsi Kalsel dimana Bumi Sarabakawa menjadi tuan rumah dan dihadiri ribuan siswa beserta guru dan Kepala Madrasahnya.

“Ajang kompetisi seperti ini akan mengasah kemampuan para siswa sesuai bakat yang dimiliki. Semakin sering berkompetisi maka akan berkesempatan mengukur kemampuannya semakin lebih baik,” ucapnya.

“Dengan lomba kreasi baris berbaris akan mendidik ketekunan, kebersamaan, kekompakan dan kerjasama. Selain itu ada lomba tahfizh yang akan melahirkan generasi-generasi Qur’ani. Ajang seperti ini harus terus dikembangkan dan dilestarikan agar terlahir generasi-generasi unggul dari madrasah,” ucapnya.

Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Tabalong menjadi tuan rumah Ajang Kompetisi Madrasah (AKM) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Tabalong, Hj Hamidah Munawarah pada Kamis (14/09/23) pagi.

Dalam sambutannya mewakil Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani, Sekretaris Daerah Tabalong menegaskan kepada panitia penyelenggara agar menjadi tuan rumah yang baik. “Jadilah tuan rumah yang baik, Jaga nama baik banua kita, beri pelayanan yang terbaik kepada para tamu yang berkunjung sekaligus berkompetisi di daerah kita,” ucapnya.

Kemudian ia meminta kepada guru yang mendampingi peserta didik berlomba agar mencatat semua kekurangan dan kelebihan terhadap anak didiknya.

“Para guru pendamping harus mengevaluasi atas capaian hasil para siswa dalam ajang ini. Harus mencatat semua kekurangan dan kelebihan yang ada pada siswanya saat berlomba,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala MTsN 4 Tabalong, Siti Mas’amah saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa dalam AKM tersebut terdapat 3 (tiga) macam lomba yang dikompetisikan, yaitu Lomba Kreasi Baris Berbaris (LKBB), Lomba Tahfidz dan balogo.

“Teruntuk lomba balogo, peserta yang mengikuti dikhususkan kepada para guru dan tenaga pendidik MTsN se Kalsel. Hal ini untuk membudayakan permainan tradisional di Kalsel,” tuturnya.

“Kegiatan yang dimotori oleh Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) se Provinsi Kalsel dan para peserta yang juara akan mendapatkan hadiah piala, piagam pengharagaan dan uang pembinaan senilai Rp 3 Juta untuk juara I, juara II Rp 2 Juta dan juara III Rp 1 Juta,” pungkasnya. (Rep:Sry/Ft:Rudy)